Anies Baswedan Minta Program "Contract Farming" Tetap Dilanjutkan

Anies Baswedan Minta Program “Contract Farming” Tetap Dilanjutkan

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta nomor urut 3, Rano Karno, menyampaikan bahwa Anies Baswedan mengingatkan dirinya bersama Pramono Anung untuk terus melanjutkan program contract farming. Pesan tersebut disampaikan Anies saat keduanya kembali mengunjungi kediamannya, pada acara pertemuan dengan Forum Ulama Habaib (FUHAB) yang dipimpin oleh Ketua DPP FUHAB, K.H. Luthfi Zawawi, pada Rabu (19/11/2024).

“Bang Anies bilang, ‘Doel, jangan sampai program contract farming dibatalkan.’ Saya pastikan tidak akan dibatalkan,” ungkap Rano saat ditemui dalam acara Hanura Festival yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Program yang Sudah Lama Digagas Anies
Rano menjelaskan bahwa Anies Baswedan telah merancang program contract farming ini sejak lama bersama para petani. Tujuannya adalah untuk memastikan kestabilan pasokan kebutuhan pokok di Jakarta, terutama menjelang momen penting seperti bulan Ramadan.

Anies Baswedan Minta Program “Contract Farming” Tetap Dilanjutkan

Program ini mencakup berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, daging, telur, ayam, dan sayuran, yang dipasok langsung dari petani melalui mekanisme kontrak. Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh bahan makanan berkualitas dengan harga yang stabil.

“Program ini merupakan inisiatif untuk mendukung para petani sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi warga Jakarta. Jadi, ini adalah win-win solution untuk semua pihak,” jelas Rano.

Peran Pramono dan Rano dalam Melanjutkan Program
Sebagai pasangan calon, Pramono Anung dan Rano Karno merasa bertanggung jawab untuk melanjutkan program yang telah dirintis Anies Baswedan. Rano menekankan pentingnya kesinambungan kebijakan ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas, terutama warga Jakarta.

Pramono Anung, yang juga hadir dalam pertemuan dengan Anies, menyampaikan bahwa contract farming tidak hanya menguntungkan masyarakat Jakarta, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Ini bukan hanya soal Jakarta, tetapi juga tentang bagaimana kita mendukung petani lokal untuk bisa berkembang. Dengan contract farming, petani memiliki kepastian pasar, dan itu sangat membantu mereka,” ucap Pramono.

Manfaat Program “Contract Farming”
Program contract farming menawarkan berbagai manfaat yang dapat dirasakan oleh berbagai pihak, baik petani maupun konsumen. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari program ini:

Kepastian Pasar untuk Petani
Melalui kontrak dengan pemerintah daerah, para petani memiliki jaminan pasar untuk hasil panen mereka. Hal ini mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi harga.

Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok
Dengan adanya kontrak ini, harga bahan pangan pokok dapat dikendalikan sehingga masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga, terutama menjelang momen penting seperti Ramadan.

Ketersediaan Pangan yang Terjamin
Program ini memastikan pasokan bahan pangan tetap tersedia dengan kualitas yang baik, bahkan dalam kondisi darurat sekalipun.

Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Melalui kerjasama langsung dengan petani, pemerintah daerah dapat memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan nasional.

Persiapan Menjelang Ramadan 2025
Rano Karno menambahkan bahwa kebutuhan pokok seperti beras, daging, telur, ayam, dan sayuran untuk Ramadan 2025 sudah mulai dipersiapkan sejak sekarang. Hal ini merupakan bagian dari rencana strategis yang diinisiasi oleh Anies Baswedan untuk memastikan warga Jakarta tidak mengalami kekurangan pangan selama bulan suci tersebut.

“Persiapan jauh-jauh hari ini adalah bukti bahwa program ini sangat terstruktur dan dirancang untuk jangka panjang,” kata Rano.

Dukungan dari Forum Ulama Habaib (FUHAB)

Dalam pertemuan bersama Forum Ulama Habaib, program contract farming mendapatkan dukungan penuh. Ketua DPP FUHAB, K.H. Luthfi Zawawi, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah-langkah yang telah diambil oleh Anies Baswedan dan berharap program ini dapat terus berlanjut.

“Kami mendukung penuh kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil, khususnya petani. Program ini adalah salah satu contoh bagaimana pemerintah daerah dapat membantu masyarakat secara langsung,” ucap Luthfi Zawawi.

Penutup
Program contract farming yang telah dirancang Anies Baswedan menjadi langkah strategis untuk mengatasi berbagai tantangan dalam sektor pangan di Jakarta. Dengan adanya dukungan dari Pramono Anung dan Rano Karno, program ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Selain memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan, program ini juga menjadi bukti nyata bahwa kebijakan yang berpihak kepada petani lokal dapat memberikan dampak positif bagi semua pihak. Dengan demikian, contract farming tidak hanya menjadi solusi untuk kebutuhan pangan, tetapi juga langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

By admin